18Apr, 2011

K-Zone: Membangun Citra Merek Melalui CES 2010

rp_kodak.jpg

kodakConsumer Electronic Show (CES) 2010 adalah ajang pameran consumer electronic kelas dunia yang paling menentukan sejak tahun 2003. Perusahaan-perusahaan pemimpin industri consumer electronic selalu berupaya keras membangun citra terbaiknya melalui acara ini.

Nah, bagaimanakah strategi perusahaan-perusahaan kelas dunia memanfaatkan CES untuk membangun keunikan brand mereka? Marilah kita tengok cara Kodak menciptakan kesan tak terlupakan dalam kesempatan ini, bersama Ketchum, partner global Fortune PR.

Dalam merancang keikutsertaannya pada CES 2010, Kodak mencanangkan beberapa tujuan yang ingin dicapai melalui CES 2010:

  • Menampilkan Kodak sebagai solusi utama menyimpan dan mengabadikan kenangan, menempatkan Kodak sebagai pemain utama dalam setiap percakapan gaya hidup konsumen.
  • Mendorong 50 media untuk menghadiri setiap sesi di stan Kodak, 1.000 media dan konsumen untuk melihat live streaming panel diskusi K-Zone secara online
  • Menciptakan buzz di twitter dengan 500 tweets yang memacu percakapan mengenai topic-topik pada panel K-Zone dengan 10 penempatan di blog online.
  • Meningkatkan persepsi positif merek Kodak (positive brand perception)

Khalayak yang disasar pada kegiatan ini adalah media teknologi dan gaya hidup untuk menjangkau target konsumen Kodak, yaitu: ibu berusia 20-45 tahun (“Chief Memory Officer“) serta konsumen gemar tekonologi, yang senang mengabadikan kenangan bersama teman dan keluarga, sambil berselancar di dunia maya.  

Dalam merencanakan kegiatannya, Kodak melakukan beberapa kajian:

1. Analisa trend

  • Riset menunjukkan adanya lonjakan mom blogs, dan pengaruhnya pada khalayak sasar. Sebagian besar blogger ini tidak akan dapat pergi ke Las Vegas atau menghadiri CES.
  • Masyarakat Amerika yang melihat video online meningkat 34% di tahun 2009 dibandingkan tahun sebelumnya

2. Analisa khalayak sasar

  • Kodak melakukan riset khusus mengenai topik-topik yang menarik bagi khalayak sasar, serta menentukan celebrity yang tepat untuk menjadi panelis, di antaranya Soleil Moon Frye (artis dan influencer) serta Jill Zarin (ibu rumah tangga dari New Jersey).

ryan-at-k-zoneK-Zone kemudian dirancang khsus sebagai experiential platform untuk menarik media mengunjungi lokasi pameran Kodak, dan mendorong khalayak di rumah untuk menyimak secara online. Tingkat eksposur ini sangat penting dalam menentukan posisi kepemimpinan Kodak sebagai innovator dalam industri consumer electronic.

Topik-topik yang ditampilkan untuk menyampaikan pesan merek (brand message) Kodak secara relevan dan otentik dalam 30 sesi panel (live, disampaikan secara online melalui streaming) oleh 50 narasumber mencakup budaya pop, social media sampai tips-tips bagi “Chief Memory Officer“. Setiap sesi dikemas semenarik mungkin dengan judul-judul seperti “Tolong, ibuku menjadi temanku di Facebook” dan “Rumah adalah tempat bagi foto”.

Berbagai rangkaian kegiatan di atas ternyata berhasil mencapai tujuan yang dicanangkan saat perencanaan awal, bahkan melampaui angka yang ditargetkan:

  1. 71.5 juta impresi media dan 140 eksposur pada media-media yang dituju, termasuk The Wall Street Journal dan berbagai mom-blogs yang paling luas jangkauannya.
  2. Sesi online K-Zone menghasilkan 4,112 tontonan live melalui Kodak.com selama CES berlangsung, menghasilkan 700 tweet dan 700 retweet, termasuk oleh Demi Moore. Lebih dari 85 media memenuhi setiap acara K-Zone di CES.
  3. Dengan terciptanya direct engagement dengan lebih dari 20 mom bloggers yang juga melakukan engagement dengan para follower dan pembacanya, menggunakan pesan-pesan Kodak, dapatlah disimpulkan bahwa Kodak berhasil membangun persepsi merek (brand perception) yang positif dan relevan.

Analisa – Key Success Factors

kodak_0057K-Zone merupakan aktivasi yang efektif dari Kodak dan Ketchum. Dalam upaya membangun kepemimpinan Kodak dalam industri consumer electronic. K-Zone, berhasil menciptakan buzz dan awareness yang luar biasa dikalangan para ibu dan keluarga, sebagai target market Kodak. Melalui CES 2010, Kodak dan Ketchum menawarkan suatu pemandangan dan pengalaman yang berbeda dengan menghadirkan serangkaian diskusi panel yang menarik dalam sebuah pameran perdagangan elektronik dan teknologi.

Selain pencapaian yang melampaui target sebagai kesuksesan K-Zone, Key Learning Point yang didapat dari strategi komunikasi ini diantaranya :

1. Riset

  • Riset yang dijadikan landasan utama dalam mengemas sebuah strategi penyampaian pesan merupakan kunci utama kesuksesan dari K-Zone. Riset ini mengarahkan Kodak merangkai strategi untuk menciptakan buzz melalui pilihan diskusi panel yang dapat ditonton dan diliput dari live streaming online.
  • Pengetahuan dan penelitian secara mendalam mengenai khalayak sasar telah menghasilkan kreatifitas yang membawa K-Zone meraih keberhasilan yang luar biasa dalam bersaing di ajang CES 2010.

2. Narasumber

  • Ketchum dan Kodak berhasil mengidentifikasi narasumber yang secara efektif menyampaikan pesan merek (brand message) secara relevan, otentik dan positif. Keterlibatan influencer dan selebritis yang didasarkan hasil riset merupakan kendaraan pemasaran yang teruji, mendatangkan news value tersendiri bagi para media, dan memberikan hasil yang sangat maksimal dalam menciptakan buzz dan kredibilitas pesan.

3. Konten

  • Ketchum dan Kodak berhasil mengidentifikasi topik-topik yang menyentuh kehidupan khalayak sasarnya. Rangkaian topik yang dikemas K-Zone, adalah topik sehari-hari yang benar-benar menjadi perhatian dan permasalahan yang dihadapi khalayak sasar. Topik-topik inilah yang secara efektif membangun news value bagi media dan para mom blogger sehingga mereka tertarik untuk melakukan liputan dan membahasnya kembali dengan para follower.

4. Media

  • Pemilihan dan pendekatan media multi platform secara efektif membangun eksposur dan engagement dengan khalayak sasar. Kombinasi prioritas media traditional dan blog ibu sukses meningkatkan persepsi merek yang positif secara luas, dan akhirnya menempatkan Kodak sebagai pemimpin inovasi di bidang consumer electronic.

Nah, kapankah anda merencanakan turut berpartisipasi dalam pameran besar industri? Target apakah yang ingin anda capai? Apa strategi anda? Apabila ada pengalaman menarik dalam membangun brand melalui kegiatan pameran, silakan dikirimkan kepada manager (at) fortunepr (dot) com.

Leave a Reply

%d bloggers like this: