27Sep, 2016

RetroRun, Lari Mundur Revolusioner Pertama di Indonesia Dalam Rangka Peringatan Bulan Peduli Kanker Limfoma

RetroRun, Lari Mundur Revolusioner Pertama di Indonesia Dalam Rangka Peringatan Bulan Peduli Kanker Limfoma

Yayasan Kanker Indonesia (YKI) dan PT Mundipharma Healthcare Indonesia ajak masyarakat Indonesia untuk peduli kanker dan berdonasi melalui ajang lari mundur revolusioner pertama di Indonesia, RetroRun pada 18 September mendatang

Jakarta, 1 September 2016 – Tak dapat dipungkiri, kanker merupakan salah satu penyebab kematian tertinggi di dunia. World Health Organization (WHO) mencatat terdapat 14 juta kasus kanker baru di dunia pada tahun 2012 dan 8.2 juta kasus diantaranya mengalami tutup usia akibat kanker. Sementara di Indonesia, berdasarkan Data Riset Kesehatan Dasar 2013 Balitbangkes Kementrian Kesehatan RI menunjukkan bahwa prevelensi penderita kanker di Indonesia sebanyak 0.14% pada tahun 2013. Bulan September merupakan bulan peduli kanker limfoma. Berdasarkan data Globocan 2012, setiap 90 detik, satu orang di dunia dinyatakan terdiagnosa kanker limfoma (kanker kelenjar getah bening), atau dengan kata lain, terdapat sekitar 400 ribu orang pertahun terdiagnosa penyakit ini, baik pria maupun wanita.

Meningkatnya prevelensi penderita kanker dari tahun ke tahun di Indonesia disebabkan oleh minimnya kesadaran masyarakat untuk melakukan deteksi kanker sejak dini dan kurangnya kesadaran untuk menerapkan gaya hidup sehat, seperti berolahraga, menjaga asupan makanan dan menjaga pola pikir untuk terhindar dari stress.

img_7991-small

Sebagaimana yang diungkapkan oleh Prof. DR. dr. Aru Wisaksono Sudoyo, Sp. PD-KHOM Ketua Perhimpunan Onkologi Indonesia & Ketua Yayasan Kanker Indonesia (YKI), “Dari tahun ke tahun angka penderita kanker di Indonesia terus meningkat bahkan hingga mencapai angka yang mengkhawatirkan. Sehingga diperlukan penanganan dan sosialisasi secara berkesinambungan agar masyarakat lebih peduli akan bahaya kanker dan turut berupaya untuk menekan laju pertumbuhannya,” tuturnya.

Dia menambahkan bahwa hal ini yang melatar belakangi Yayasan Kanker Indonesia (YKI) sebagai organisasi non-profit sosial dan kemanusiaan yang lahir dari bentuk kepedulian para pemerhati kanker di Indonesia tergugah untuk mengambil peran. Melalui misinya, YKI akan mengupayakan penanggulangan kanker dengan mengadakan berbagai kegiatan di bidang promotif, preventif dan suportif serta menekankan akan pentingnya deteksi kanker secara dini.

Sejalan dengan misi tersebut, PT Mundipharma Healthcare Indonesia sebagai perusahaan pharmaceutical yang memegang lisensi Betadine di Indonesia pun memiliki kepedulian yang sama dalam upaya penanggulangan kanker di Indonesia. Keduanya berkomitmen dan berinisiatif untuk meningkatkan kesadaran kanker di Indonesia melalui fun charity run bertajuk RetroRun, yakni ajang lari mundur revolusioner pertama di Indonesia.

Country Manager PT Mundipharma Healthcare Indonesia, Mada Shinta Dewi mengungkapkan, ” Mundipharma memiliki misi untuk meringankan penderitaan pasien dengan kanker dan meningkatkan kualitas hidup mereka. Kami juga ingin menjadi partner pemerintah dan lembaga lainnya dalam meningkatkan derajat kesehatan di Indonesia. Oleh sebab itu, melalui RetroRun kami ingin bersama dengan YKI menggugah kepedulian masyarakat terhadap penderita kanker di Indonesia dan mengajak mereka berkontribusi melalui cara yang menyenangkan dimana seluruh hasil penjualan tiket dalam lari mundur ini akan didonasikan kepada YKI.”

Acara yang digelar pada 18 September 2016 ini akan akan dimulai di pelataran FX Sudirman hingga kawasan Gelora Bung Karno dengan jarak tempuh sekitar 3.8 km. RetroRun ini juga akan mengajak para peserta bernostalgia ke era 90-an, 80-an dan 70-an melalui berbagai kegiatan dan tema yang menarik. “Kami berharap sebuah inisiatif menarik ini akan benar-benar menggugah masyarakat untuk berpartisipasi yang akan semakin meningkatkan kesadaran mereka akan kanker.”

img_7844-small

Pendaftaran ajang retrorun ini dapat dilakukan mulai bulan Agustus lalu secara online melalui www.retrorun.co.id atau melalui GO-TIX serta dapat juga secara langsung di RetroRun booth di FX Sudirman lantai F1 mulai 7 – 16 September 2016. RetroRun ini juga bekerjasama dengan beberapa komunitas lari seperti Pertemanan Sehat, Rush Runner Community dan beberapa informasi akan di sebarkan melalui akun twitter @DetikHealth dan @InfoJakarta dengan tagar #irun4charity #retrorun4charity.

******

 

Tentang Yayasan Kanker Indonesia (YKI)

 

Yayasan Kanker Indonesia (YKI) adalah organisasi nirlaba yang bersifat sosial dan kemanusiaan di bidang kesehatan, khususnya dalam upaya penanggulangan kanker. YKI didirikan di Jakarta pada tahun 1977oleh tokoh-tokoh masyarakat yang PEDULI terhadap kankerdiantaranya adalah DR. Mohammad Hatta, Let. Jend. Ali Sadikin, Prof. DR. G.A. Siwabessy, Prof. Dr. Soedarto Pringgoutomo, R. Satoto Hoepoedio, Prof. Dr. Asmino, dan DR. Arifin M. Siregar.

 

Tujuan YKI adalah mengupayakan penanggulangan kanker dengan menyelenggarakan kegiatan di bidang promotif, preventif dan suportif. Menyadari bahwa penanggulangan kanker hanya mungkin berhasil bila dilakukan oleh semua pihak, maka YKI melaksanakan kegiatannya dengan bekerjasama dengan semua pihak, baik pemerintah, organisasi profesi, lembaga swadaya masyarakat, swasta dan dunia usaha baik di dalam maupun luar negeri.

 

YKI memiliki 91 cabang di seluruh Indonesia. Sejak tahun 1981 YKI juga menjadi anggota UICC (Union for International Cancer Control), suatu organisasi Kanker Internasional yang berpusat di Switzerland dimana YKI dapat mengikuti perkembangan permasalahan kanker dan berpartisipasi dalam kegiatan yang bersifat internasional seperti halnya World Cancer Day di Indonesia.

YKI menjalankan berbagai program penanggulangan kanker dengan memprioritaskan pelaksanaan program pada 10 kanker utama berikut:

  • Kanker Leher Rahim
  • Kanker Payudara
  • Kanker Hati
  • Kanker Paru
  • Kanker Kulit
  • Kanker Nasofaring
  • Kanker Kolorektal
  • Leukemia
  • Trofoblas Ganas
  • Limfoma Malignum.

 

 

Tentang Mundipharma

 

Mundipharma adalah jaringan global dari perusahaan farmasi yang masing-masing berdiri secara independen. Mundipharma hadir di Indonesia melalui kantor perwakilannya, Mundipharma Laboratories GmbH dengan kantor pusat regionalnya di Singapura.

 

Mundipharma memiliki lebih dari 60 tahun pengalaman dalam manajemen rasa nyeri dan antisepsis, dengan jangkauan pemasaran di seluruh dunia. Dengan pendapatan tahunan yang signifikan disalurkan untuk penelitian dan pengembangan. Mundipharma didedikasikan untuk menangani kebutuhan mendesak para profesional kesehatan dan pasien.

 

Mundipharma memberikan produk berkualitas tinggi, dengan misi untuk meringankan penderitaan pasien dan secara substansial memperbaiki kualitas hidup mereka. Mundipharma berkomitmen untuk menghadirkan kepada pasien dengan penyakit parah dan kesakitan pilihan pengobatan baru di bidang – Penanganan Nyeri, Onkologi, Respiratori, Consumer Health dan Specialty Care

 

Tentang BETADINE®

BETADINE® ( Povidine- Iodine ) adalah produk yang dipercaya oleh rumah sakit di seluruh dunia selama lebih dari 60 tahun untuk mencegah dan mengobati infeksi . Sebuah merek terpercaya di antara konsumen rumah tangga untuk mengobati luka kecil dan luka gores , sakit tenggorokan , infeksi kewanitaan dan untuk menghentikan masalah kecil agar tidak meningkat menjadi masalah besar. In-vitro studi menunjukkan bahwa Povidone -iodin , bahan aktif utama BETADINE® dapat membunuh berbagai bakteri , virus dan jamur termasuk kekebalan terhadap antibiotik yang dapat menyebabkan infeksi. BETADINE® memiliki empat kategori utama, produk yakni Perawatan Luka , Perawatan Kewanitaan, Perawatan Mulut dan Tenggorokan serta Perawatan Penyakit Menular untuk memenuhi berbagai kebutuhan pelanggan.

Leave a Reply

%d bloggers like this: